PenerimaBidikmisi adalah siswa SMA/MA atau sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan atau lul us 1 (satu) tahun sebelumnya; memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi yang didukung bukti dokumen yang sah dan lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru pada perguruan tinggi. Keterbatasan ekonomi dibuktikan dengan Kalaudulu, Bidikmisi kita membidik anak-anak yang tidak mampu yang diterima Perguruan Tinggi Negeri (PTN), tapi dengan KIP Kuliah diperluas tidak hanya PTN tapi juga Perguruan Tinggi Swasta (PTS StrategicMapBalanced Scorecard dari Kaplan & Perguruan tinggi yang diteliti dibatasi pada Norton (2004: 74)dengan empat perspektif ukuran perguruan tinggi swasta yang berbentuk sekolah tinggi, kinerja, yaitu: inovasi dan pembelajaran, proses internal, yang difokuskan pada Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi pelanggan, dan finansial. Kamisangat bangga bisa menerima mahassiwa BIDIKMISI, karena ini sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang infrastrukturnya lengkap dan tata kelola pendidikan tinggi yang memenuhi standard pendidikan tinggi yang ideal, Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan dipercayakan untuk mengelola Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi (BIDIK MISI) oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Kaliini admin akan berbagi informasi tentang Daftar Perguruan Tinggi Penyelenggara Bidikmisi 2019/2020. Informasi ini ditujukan bagi anda yang ingin mengetahui pergurua tinggi mana saja yang menyelenggarakan seleksi jalur Bidikmisi. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, mari simak di bawah ini. X0GXpy. STMIK AKAKOM Yogyakarta sebagai perguruan tinggi swasta yang memiliki komitmen terhadap pendidikan, khususnya mereka yang memiliki kemampuan namun terbatas dari sisi ekonomi, memberikan beasiswa kepada mereka, salah satunya adalah bidikmisi. Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan, berbeda dari beasiswa yang berfokus pada memberikan penghargaan atau dukungan dana terhadap mereka yang berprestasi, bidikmisi berfokus kepada yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi. Untuk tahun 2016 ini, STMIK AKAKOM memberikan beasiswa kepada 10 calon mahasiswa. Kesepuluh mahasiswa tersebut merupakan hasil saringan terhadap 30 lebih calon yang mendaftar di STMIK AKAKOM melalui jalur bidikmisi. Berikut ini adalah daftar calon nominasi penerima bidikmisi yang nantinya akan dilakukan pengecekan data dengan kondisi dilapangan. No. Nama Siswa Asal Sekolah Jurusan di sekolah Pilihan Prodi 1 1 ANISA RIZQI SMKN 1 KEBUMEN REKAYASA PERANGKAT LUNAK 56401 - D3 Teknik Komputer 2 HANY NGATIKOH SMKN 1 KEBUMEN REKAYASA PERANGKAT LUNAK 56401 - D3 Teknik Komputer 3 ALFIN ARY FUADJI SMKS PGRI 2 PONOROGO TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN 56401 - D3 Teknik Komputer 4 SINTIA OGI NINDIYA PUTRI SMKN 1 KLATEN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN 56401 - D3 Teknik Komputer 5 ULFA NUR FAJRI MAHARANI SMKN 1 KLATEN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN 57401 - D3 Manajemen Informatika 6 VITA ARIYANA SMKN 1 GIRITONTRO TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN 57401 - D3 Manajemen Informatika 7 ERIKA JULIANI SMKN 1 KLATEN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN 57401 - D3 Manajemen Informatika 8 APRILIANA PUSPITASARI SMKN 1 KLATEN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN 57402 - D3 Komputerisasi Akuntansi 9 ANNISA FAHMA AZIZA YEKTI MAN LAB UIN YOGYAKARTA IPS 57402 - D3 Komputerisasi Akuntansi 10 RISKA LESTARI SMA NEGERI 1 PIYUNGAN 12 IPA 1 57402 - D3 Komputerisasi Akuntansi Jakarta - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir mengatakan akan menaikkan nilai beasiswa Bantuan Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi Bidikmisi. "Kami tengah melakukan terobosan baru dengan menaikkan nilai beasiswa Bidikmisi dari Rp 600 ribu menjadi Rp 850 ribu per mahasiswa," kata Nasir di lantai II Rektorat Universitas Hasanuddin Unhas, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 16 Januari 2017. Selain itu, ucap dia, jumlah penerima beasiswa Bidikmisi di Indonesia dinaikkan menjadi 80 ribu dari sebelumnya 60 ribu. "Mahasiswa memang harus mendapat bantuan dalam pembiayaan. Jangan sampai anak miskin tidak bisa kuliah," ujarnya. Baca juga Menteri Riset Sebut Unhas Harus Berkelas Dunia Meski nilai dan jumlah penerima beasiswa ditambah, ia menuturkan jatah dari Kementerian untuk tahun 2017 hanya Rp 38 triliun. Angka itu menurun jika dibanding tahun lalu sekitar Rp 39 triliun. "Tiap tahun, jatah anggaran kita mengalami penurunan," kata Nasir. Menurut dia, anggaran sebesar itu bakal diproyeksikan untuk peningkatan jumlah mahasiswa penerima beasiswa, seperti Bidikmisi. Ia menyebutkan dana yang diterimanya pada 2014 sebesar Rp 46 triliun, 2015 Rp 40 triliun, 2016 Rp 39 triliun, dan 2017 Rp 38 triliun. Selebihnya, anggaran tersebut akan dialokasikan untuk biaya operasional di perguruan tinggi, seperti pemeliharaan listrik, pemeliharaan kebersihan, pembelian alat tulis, dan gaji pegawai. Simak pula Dua PNS Tersangka Percaloan Masuk Kedokteran UnhasIklan Ia berujar, saat ini, Universitas Hasanuddin sudah berstatus baru, yakni perguruan tinggi negeri berbadan hukum PTNBH. Karena itu, ucap dia, hal ini merupakan mandat agar perguruan tinggi bisa lebih maju lagi. "Perguruan tinggi telah diberikan kemandirian, jadi harus terus meningkat," tuturnya. Selain itu, ia telah mengajukan anggaran sebesar Rp 8,6 triliun untuk membantu penyelesaian pembangunan gedung perguruan tinggi di Indonesia yang masih mandek. Padahal, kata dia, pihaknya menargetkan seluruh pembangunan gedung kampus selesai pada 2017. Apalagi, ujar Nasir, dia sudah melaporkan langsung kepada Presiden Joko Widodo terkait dengan penyelesaian bangunan kampus-kampus yang masih mangkrak di Indonesia. "Ini kami ajukan melalui instruksi presiden atau inpres." DIDIT HARIYADI Baca juga Sidang Ahok, Hakim Pertanyakan Kejanggalan Laporan Saksi Cara Karawang Damaikan GMBI dan FPI Pertandingan Sepak Bola jadwal pendaftaran bidikmisi SBMPTN 2017. Biaya perkuliahan semakin hari semakin sulit untuk dijangkau banyak kalangan, padahal kesadaran untuk terus menuntut ilmu semakin meningkat dari tahun ke tahunnya. Hal ini tentunya menjadi dilema bagi banyak orang, entah itu orang tua si anak, anak yang bersangkutan ataupun praktisi pendidikan di seperti inilah yang pada akhirnya menjadi bahan pemikiran banyak orang. Bagaimana seorang anak bisa terus melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi, sekalipun ia berasal dari golongan keluarga tidak mampu. Oleh karena itu, sekarang kita mengenal banyak yang namanya beasiswa pendidikan dan program-program bantuan pemerintah untuk anak-anak yang kesulitan secara ekonomi, salah satunya biasanya program bantuan Bidikmisi ini berkaitan dengan jalur penerimaan masuk ke perguruan tinggi, misalnya saja Bidikmisi SBMPTN 2017. Jadi, bagi Anda yang ingin mendaftar ke perguruan tinggi negeri melalui jalur SBMPTN, namun kesulitan dalam hal biaya, maka Anda bisa sekaligus mendaftarkan diri di program Bidikmisi. Lalu, bagaimana prosedur pendaftaran dan lain-lainnya? Untuk informasi lengkap, sepertinya kita perlu berkenalan dengan Bidikmisi SBMPTN 2017 ini lebih dekat Isi1 Sekilas tentang SBMPTN2 Sekilas tentang Bidikmisi3 Seputar jadwal pendaftaran dan persyaratan Bidikmisi SBMPTN4 Pertanyaan yang sering muncul terkait 1. Apakah pendaftaran Bidikmisi Gratis? 2. Apa syarat pendaftaran Bidikmisi? 3. Jika tidak memiliki prestasi, bisakah mendaftar Bidikmisi?Sekilas tentang SBMPTNSebelum jauh membahas tentang Bidikmisi SBMPTN, maka Anda perlu tau dulu apa itu SBMPTN. Jadi begini, untuk bisa masuk ke perguruan tinggi, maka pemerintah dan perguruan tinggi terkait mengadakan seleksi masuk. Tujuan dari seleksi masuk ini adalah untuk menyaring siswa lulusan SMA yang memiliki potensi akademik yang baik. Kenapa perlu diseleksi? Agar perguruan tinggi negeri bisa memastikan peserta didik yang masuk bisa mengikuti perkuliahan dan menyelesaikan perkuliahan dengan untuk proses seleksi itu, maka ada beberapa cara yang dilakukan oleh pemerintah dan perguruan tinggi negeri, mulai dari SNMPTN, UMPN, Tes Mandiri PTN, hingga SBMPTN. SBMPTN sendiri merupakan jalur masuk perguruan tinggi negeri melalui tes masuk dengan cara mengerjakan soal tentang BidikmisiSetelah mengenal SBMPTN, maka Anda pun perlu mengenal apa itu Bidikmisi. Secara tidak langsung sebenarnya sudah di lontarkan beberapa kali di paragraf atas bahwa Bidikmisi itu merupakan biaya bantuan dari pemerintah untuk calon mahasiswa yang tidak mampu secara di sini perlu ada yang ditambahkan, bahwa program bidikmisi ini ditujukan untuk mereka yang masuk ke perguruan tinggi negeri pada program studi unggulan, dan diharapkan ketika mendapatkan biaya Bidikmisi, mahasiswa tersebut bisa menyelesaikan perkuliahannya tepat waktu, dan tidak terkendala dari segi menarik sekali ya program Bidikmisi ini? Jadi, selama Anda berpotensi, dan punya semangat, maka selalu ada peluang untuk bisa kuliah, sekalipun tidak ada biayanya. Dengan begini anak dari keluarga miskin punya harapan besar untuk meningkatkan kesejahteraan jadwal pendaftaran dan persyaratan Bidikmisi SBMPTNSetelah mengetahui tentang apa itu Bidikmisi, mungkin di antara Anda ada yang tertarik dan butuh dengan program ini. Oleh karena itu Anda perlu mencari tau kapan jadwal pendaftaran serta persyaratan Bidikmisi SBMPTN. Nah, menurut informasi yang kami dapat dari laman bahwa Bidikmisi SBMPTN akan dibuka mulai dari 4 Mei 2017 dan ditutup di tanggal 10 Juni 2017. [Baca juga pengumuman SBMPTN 2017].Agar bisa mendaftar maka Anda perlu mengetahui persyaratan pendaftarannya terlebih dahulu. Kira-kira apa ya persyaratannya? Ada beberapa persayaratan yang harus Anda penuhi untuk mendaftar bidikmisi, yang pertama Anda merupakan siswa SMA atau SMK yang lulus pada tahun 2017 atau Anda yang lulus tahun 2016 namun belum pernah mendapatkan bantuan berikutnya adalah usia. Maksimal usia Anda ketika mendaftar tidak lebih dari 21 tahun. Anda pun merupakan siswa dari keluarga tidak mampu. Untuk membuktikan bahwa Anda tidak mampu, maka Anda perlu memiliki Kartu Indonesia Pintar KIP atau pernah mendapatkan Bantuan Siswa Miskin BSM sebelumnya, dan pendapatan orang tua tidak lebih dari 3 juta per hanya itu persyaratannya? Tentu tidak! Syarat lainnya, Anda harus mempunyai potensi akademik yang baik serta punya semangat yang tinggi untuk belajar, untuk itu Anda perlu membuktikannya dengan rekomendasi dari kepala sekolah yang disampaikan secara objektif kepada pihak panitia. Oiya, pendidikan orang tua siswa pun maksimal S1 atau D4 ya, kalau lebih dari itu dianggap bisa membiayai anak-anaknya yang sering muncul terkait bidikmisi1. Apakah pendaftaran Bidikmisi Gratis?Karena sasaran Bidikmisi adalah mereka dari keluarga tidak mampu, jadi tentunya pendaftarannya pun gratis. Bukankah setelah diterima justru mereka akan mendapatkan bantuan? Jadi jelas saja gratis, kan? Oleh karena itu jangan ragu jika Anda memang ingin dan membutuhkan bantuan dari program ini ya! Lagi pula program ini akan sangat membantu Anda mencukupi biaya perkuliahan. Jadi coba saja selagi ada kesempatannya, sekalipun Anda sedang tidak memiliki Apa syarat pendaftaran Bidikmisi?Persyaratan pendaftaran selalu menjadi pertanyaan yang kerap diajukan bagi para pendaftar. Hal ini memang perlu dipertanyakan dan diperhatikan baik-baik. Untuk apa? Agar Anda tau program ini untuk siapa saja, supaya program ini tepat sasaran juga. Jadi semisal Anda memenuhi persyaratan, maka Anda bisa langsung mengajukan Jika tidak memiliki prestasi, bisakah mendaftar Bidikmisi?Pertanyaan semacam ini sebenarnya telah terjawab di persyaratan pendaftaran, namun terkadang banyak orang yang kurang berusaha untuk memahami saat membacanya. Di sana dijelaskan secara terang benderang bahwa yang menerima program ini adalah mereka yang punya potensi akademik, tujuannya tidak lain agar yang mendapatkan adalah mereka yang sanggup menjalani proses perkuliahan dan selesai tepat waktu. [Baca pengumuman SNMPTN].Demikianlah informasi yang kami berikan seputar Bidikmisi SBMPTN 2017. Semoga dengan informasi ini bisa menambah wawasan dan menambah referensi Anda. Konsultasi jurusan kuliah? Mempersiapkan beasiswa? Ingin sukses berkarir? Atau mengembangkan diri? Previous post Next post Penyelamat Biaya Kuliah Anak Indonesia Daftar Perguruan Tinggi Penyelenggara Bidikmisi 2017 Di tulisan sebelumnya, telah membeberkan informasi pendaftaran Bidikmisi 2017. Selain itu, kami juga telah membeberkan rahasia lolos beasiswa Bidikmisi. Kita juga telah share kisah teman-teman yang telah mendapatkan beasiswa Bidikmisi. Mulai dari seorang mahasiswa dari Banten penerima Bidikmisi di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, anak Palembang mahasiswa penerima Bidikmisi di Universitas Sriwijaya, hingga anak Kediri penerima Bidikmisi di Universitas Negeri Yogyakarta. Nah, pasti teman-teman sekarang bertanya-tanya. Perguruan tinggi mana saja sih yang dipercaya pemerintah sebagai penyelenggara Bidikmisi? Di website resmi Bidikmisi memang tidak disebutkan dengan jelas sih. Namun intinya, kamu bisa kuliah di mana saja asalkan melalui 5 lima cara di bawah SNMPTN melalui SBMPTN melalui PMDK Politeknik melalui Seleksi Mandiri PTN sesuai ketentuan masing-masing PTN Seleksi Mandiri PTS sesuai ketentuan masing masing PTS Itu artinya apa? Tentu kita bisa mengambil kesimpulan dong ya. Ada banyak banget perguruan tinggi yang menerima kuliah mahasiswa penerima Bidikmisi. Ini nih sebutkan ya. Baca Juga Terbongkar! Tips dan Trik Diterima di Politeknik Keuangan Negara STAN —– Terkuak! Rahasia Lolos Tes IPDN Jatinangor Perguruan Tinggi Negeri PTN Penyelenggara Bidikmisi 2017 Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe Universitas Samudra, Kota Langsa Universitas Teuku Umar, Meulaboh Universitas Sumatera Utara USU, Medan Universitas Negeri Medan Unimed, Medan Universitas Andalas, Padang Universitas Negeri Padang, Padang Universitas Riau, Pekanbaru Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang Universitas Jambi, Jambi Universitas Bengkulu, Bengkulu Universitas Sriwijaya, Palembang dan Indralaya Universitas Lampung, Bandar Lampung Institut Teknologi Sumatera, Bandar Lampung Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang dan Cilegon Universitas Terbuka, Pondok Cabe Universitas Indonesia, Jakarta dan Depok, Jawa Barat Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan Institut Pertanian Bogor, Bogor Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, Bandung Institut Teknologi Bandung, Bandung Universitas Padjadjaran, Bandung dan Sumedang Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Cibiru, Bandung, Tasikmalaya, Sumedang, Serang, dan Purwakarta Universitas Siliwangi, Tasikmalaya Universitas Singaperbangsa Karawang, Karawang Universitas Diponegoro, Semarang Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto Universitas Negeri Semarang, Semarang Universitas Sebelas Maret, Surakarta dan Kebumen Universitas Tidar, Magelang Universitas Gadjah Mada, Sleman, dan Kota Yogyakarta Universitas Negeri Yogyakarta, Kota Yogyakarta Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Sleman Universitas Airlangga, Surabaya dan Banyuwangi Universitas Brawijaya, Malang dan Kediri Universitas Jember, Jember Universitas Negeri Malang, Malang Universitas Negeri Surabaya, Surabaya Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Surabaya Universitas Trunojoyo Madura, Bangkalan, Madura Universitas Udayana, Denpasar Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja Universitas Mataram, Mataram Universitas Nusa Cendana, Kupang Universitas Timor Unimor, Kefamemanu Universitas Tanjungpura, Pontianak Universitas Palangka Raya, Palangka Raya Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan Universitas Mulawarman, Samarinda Universitas Borneo Tarakan, Tarakan Universitas Sulawesi Barat, Majene Universitas Negeri Manado, Manado Universitas Sam Ratulangi, Manado Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo Universitas Tadulako, Palu Universitas Hasanuddin, Makassar Universitas Negeri Makassar, Kota Makassar, Kota Parepare, Kabupaten Bone Universitas 19 November, Kolaka Universitas Haluoleo, Kendari Universitas Pattimura, Ambon Universitas Khairun, Ternate Universitas Cendrawasih, Jayapura Universitas Musamus Merauke, Merauke Universitas Papua, Manokwari Sekolah Tinggi Seni Indonesia Padang Panjang STSI, Padang Panjang Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Bantul Institut Seni Indonesia Surakarta, Surakarta Institut Seni Indonesia Denpasar, Denpasar Politeknik Negeri Penyelenggara Bidikmisi 2017 Politeknik Negeri Lhokseumawe, Lhokseumawe Politeknik Negeri Medan, Medan Politeknik Negeri Padang, Padang Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Payakumbuh Politeknik Negeri Bengkalis, Bengkalis Politeknik Negeri Batam, Batam Politeknik Negeri Sriwijaya, Palembang Politeknik Negeri Lampung, Bandar Lampung Politeknik Manufaktur Negeri Babel, Bangka Belitung Politeknik Negeri Jakarta, Kota Depok Politeknik Negeri Media Kreatif, Jagakarsa, PSDD Makassar, PSDD Medan Politeknik Manufaktur Negeri Bandung, Bandung Politeknik Negeri Bandung, Bandung Politeknik Negeri Cilacap, Cilacap Politeknik Negeri Semarang, Semarang Politeknik Maritim Negeri Indonesia, Semarang Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Surabaya Politeknik Negeri Banyuwangi, Banyuwangi Politeknik Negeri Jember, Jember Politeknik Negeri Madiun, Madiun Politeknik Negeri Madura, Sampang Politeknik Negeri Malang, Malang Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Surabaya Politeknik Negeri Bali, Badung Politeknik Negeri Kupang, Kupang Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Kupang Politeknik Negeri Ketapang, Ketapang Politeknik Negeri Pontianak, Pontianak Politeknik Negeri Sambas, Sambas Politeknik Negeri Banjarmasin, Banjarmasin Politeknik Negeri Tanah Laut, Pelaihari Politeknik Negeri Balikpapan, Balikpapan Politeknik Negeri Samarinda, Samarinda Politeknik Pertanian Negeri Samarinda, Samarinda Politeknik Negeri Manado, Manado Politeknik Negeri Nusa Utara, Tahuna Politeknik Kelautan dan Perikanan Negeri Bone, Watampone Politeknik Negeri Media Kreatif PSDD Makassar, Makassar Politeknik Negeri Ujung Pandang, Makassar Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan, Pangkajene Kepulauan Politeknik Teknologi Negeri Bone, Watampone Politeknik Negeri Ambon, Ambon Politeknik Perikanan Negeri Tual, Tual Politeknik Negeri Fakfak, Fakfak Perguruan Tinggi Keislaman Negeri Penyelenggara Bidikmisi 2017 UIN Alauddin, Makassar UIN Ar-Raniry, Banda Aceh UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang UIN Raden Fatah, Palembang UIN Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru UIN Sumatera Utara, Medan UIN Sunan Ampel, Surabaya UIN Sunan Gunung Djati, Bandung UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta UIN Syarif Hidayatullah, Tangerang Selatan UIN Walisongo, Semarang IAIN Ambon, Ambon IAIN Antasari, Banjarmasin IAIN Bengkulu, Bengkulu IAIN Datokarama, Palu IAIN Imam Bonjol, Padang IAIN Mataram, Mataram IAIN Padangsidempuan, Tapanuli Selatan IAIN Palopo, Palopo IAIN Pontianak, Pontianak IAIN Purwokerto, Purwokerto IAIN Raden Intan, Bandar Lampung IAIN Salatiga, Salatiga IAIN Samarinda, Samarinda IAIN Sultan Amai, Gorontalo IAIN Sultan Maulana Hasanuddin, Serang IAIN Sultan Thaha Saifuddin, Muaro Jambi IAIN Surakarta, Sukoharjo IAIN Syekh Nurjati, Cirebon IAIN Ternate, Ternate IAIN Tulungagung, Tulungagung IAIN Bukittinggi, Bukittinggi IAIN Jember, Jember IAIN Sultan Qaimuddin, Kendari IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa, Kota Langsa IAIN Palangkaraya, Palangkaraya STAIN Al-Fatah, Jayapura STAIN Batusangkar, Tanah Datar STAIN Curup, Rejang Lebong STAIN Gajah Putih, Takengon STAIN Jurai Siwo, Metro STAIN Kediri, Kediri STAIN Kerinci, Kerinci STAIN Kudus, Kudus STAIN Malikussaleh, Lhokseumawe STAIN Manado, Manado STAIN Pamekasan, Pamekasan STAIN Parepare, Parepare STAIN Pekalongan, Pekalongan STAIN Ponorogo, Ponorogo STAIN Sorong, Sorong STAIN Syekh Abdurrahman Sidik, Bangka STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh STAIN Watampone, Bone STAIN Teungku Dirundeng, Meulaboh Perguruan Tinggi Swasta PTS Penyelenggara Bidikmisi 2017 KOPERTIS I, seluruh perguruan tinggi swasta di Sumatera Utara KOPERTIS II, seluruh perguruan tinggi swasta di Sumatera Bagian Selatan yang mencakup Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, dan Bangka Belitung KOPERTIS III, seluruh perguruan tinggi swasta di Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta KOPERTIS IV, seluruh perguruan tinggi swasta di Jawa Barat dan Banten KOPERTIS V, seluruh perguruan tinggi swasta di Daerah Istimewa Yogyakarta KOPERTIS VI, seluruh perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah KOPERTIS VII, seluruh perguruan tinggi swasta di Jawa Timur KOPERTIS VIII, seluruh perguruan tinggi swasta di Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur KOPERTIS IX, seluruh perguruan tinggi swasta di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, dan Gorontalo KOPERTIS X, seluruh perguruan tinggi swasta di Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan Kepulauan Riau KOPERTIS XI, seluruh perguruan tinggi swasta di Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Utara KOPERTIS XII, seluruh perguruan tinggi swasta di Maluku dan Maluku Utara KOPERTIS XIII, seluruh perguruan tinggi swasta di Aceh KOPERTIS XIV, seluruh perguruan tinggi swasta di Papua dan Papua Barat Sumber gambar Categories Beasiswa Comments error Content is protected !!

perguruan tinggi swasta yang menerima bidikmisi 2017